Selamat datang di website Kodim 0729/Bantul

Info Pendaftaran Untitled Document
Danramil 17 Srandakan Mewakili Dandim Menghadiri Workshop Advokasi STBM
Koramil 17/srandakanUntuk menujang tugas dan melaksanakan perintah ,Danrmil 17 srandakan Kapten Chb Hermanto mewakili Komandan kodim0729/bantul menghadiri kegiatan Workshop Advokasi STBM yg diselenggarakan oleh Dinkes Kab Bantul bidang Kesling, Kesja dan Olahraga (KLKKO)  yg dipimpin ol Sekdin Dra. Ninik Istitarini, Apt, MPH.Serta melaksanakan kegiatan Penyehatan Lingkungan yang mendukung tercapainya Desa Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM)*, yang bertempat di R. Parangtritis Ross In Htl Jl. Ringroad Selatan Druwo Bangunharjo Sewon Bantul. rabu 26/02/2020.

Dalam kegiatan tersebut dihadir  oleh pejabat yang terkait diantaranya  Ka Bappeda Kab Btl terwakili,Perwakilan Polres Bantul,Pasiterdim mewakili Dandim 0729/Btl, Ka BPBD Kab Btl, Ka Dinas OPD sejajaran Kab Bantul,Ka Satpol PP Kab Btl,Para Kabag link Setda Kab Btl,Para Camat sejajaran Kab Bantul. 

Rangkaian acara tersebut dimulai dari 1. Pembukaan dan dilanjutkan sambutan  pengarahan oleh  Ka Dinkes Kab Btl. 2. Materi kebijakan STBM di wil Kab Btl yg disampaikan ol Kabid Kemas Dinkes Kab Btl.3. Pemaparan materi Konsep STBM yg disampaikan ol Drs. Nanang Besmanto, M. Si. 4. Ishoma dan ibadah. 5. Pemaparan materi ttg STBM berkelanjutan dg narasumber Drs. Nanang B, M. Si. 6. Giat dilanjutkan Diskusi dan Rencana Tindak Lanjut dg moderator Ibu Sudarwati, SST. Sambutan dari Ka Dinkes Kab Bantul " 

Kesehatan merupakan faktor yang sangat penting dalam penataan kehidupan bermasyarakat, oleh karena itu berbagai upaya dilakukan untuk meningkatkan kesehatan, Salah satunya adalah sanitasi total yang merupakan upaya bersama seluruh warga masyarakat."Serta menjelaskan, bahwa Sanitasi Total Berbasis Masyarakat ( STBM ) adalah pendekatan untuk merubah perilaku higiene dan sanitasi melalui pemberdayaan masyarakat dengan metode pemicuan.

Ada lima pilar dalam program STBM yang di sosialisasikan dan harus menjadi pedoman diantara lain:1. Tidak buang air besar (BAB) sembarangan.2. Mencuci tangan pakai sabun.3. Mengelola air minum dan makanan yang aman.4. Mengelola sampah dengan benar.5. Mengelola limbah cair rumah tangga dengan aman.

Target pencapaiannya adalah Open Defecation Free ( ODF ), yakni kondisi ketika setiap individu dalam komunitas tidak buang air besar sembarangan.“Program sanitasi berbasis Masyarakat ini merupakan program Nasional yang ditargetkan untuk Milenium Development Goals (MDGs) pada tahun 2019 seluruh Indonesia sudah Stop Buang Air Besar Sembarangan” jelas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten bantul.

Selanjutnya, ia menjelaskan bahwa di Dinas Kesehatan Kabupaten bantul pada setiap tahunnya di targetkan bisa memdeklarasikan stop buang air besar sembarangan.Kesehatan merupakan faktor yang sangat penting dalam penataan kehidupan bermasyarakat, oleh karena itu berbagai upaya dilakukan untuk meningkatkan kesehatan, dimulai dengan usaha prepentif secara individu, kelompok dan menyeluruh. Salah satunya adalah sanitasi total yang merupakan upaya bersama seluruh warga masyarakat, dengan kader sebagai penggerak utama dan pertama.

Tantangan pembangunan sanitasi di Indonesia adalah masalah sosial budaya danperilaku penduduk yang terbiasa buang air besar (BAB) di sembarang tempat, khususnya ke badan air yang juga digunakan untuk mencuci, mandi dan kebutuhan higienis lainnya.Maka adanya sosialisasi kemasyarakat berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004, penanganan masalah sanitasi merupakan kewenangan daerah, tetapi sampai saat ini belum memperlihatkan perkembangan yang memadai. Oleh sebab itu, pemerintah daerah perlu memperlihatkan dukungannya melalui kebijakan .
2020-02-26
Komandan Kodim

 

AKMIL

Secaba PK

Secata PK

PNS

Pendaftaran Online

 

  Link Terkait

 

 

Mabes TNI

Mabes AD

Kodam IV/Dip

Korem 072/Pmk

Kab. Bantul

Polres Bantul