Selamat datang di website Kodim 0729/Bantul

Info Pendaftaran Untitled Document
Sejumlah Desa di Wilayah Kecamatan Bantul, Melakukan Karantina Wilayah Secara Mandiri
Bantul - Wabah virus corona (Covid-19) yang turut melanda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memicu kepanikan warga sampai-sampai banyak desa melakukan 'karantina' secara mandiri wilayah mereka.Misalnya sejumlah dusun di Kabupaten Bantul, DIY, yang melakukan karantina wilayah sendiri tanpa ada imbauan atau instruksi dari pemerintah lebih dulu.

Sedangkan akses yang dibuka hanya jalan utama, itu pun melalui penjagaan oleh warga yang dilakukan secara bergantianSalah seorang warga desa Sabdodadi Bantul, Yono beranggapan bahwa dari sisi keamanan, langkah karantina wilayah itu sebenarnya bagus, karena membuat warga menjadi lebih tenang, karena bisa mengurangi tingkat penularan virus corona. Terutama ketika ada warga pendatang ataupun pemudik yang masuk ke suatu wilayah.

Menurutnya, warga yang berada di perantauan, khususnya di zona merah corona, sebaiknya memang tidak pulang kampung dulu untuk mengurangi kekhawatiran dan kecurigaan antarwarga kemungkinan carrier virus corona ini."Hanya yang perlu dipikirkan jika ada warga di perantauan dan tiba-tiba kehilangan mata pencaharian. 

Yang begini ini kalau memang tidak boleh pulang, ya harus dibantu," kata YonoSementara Babinsa Sabdodadi Serda Sobari menilai aksi penutupan jalan tersebut justru mengganggu aktivitas sebagian warga. Misalnya, pedagang keliling yang akhirnya tidak bisa berjualan. Padahal itu menjadi mata pencaharian mereka,tapi untuk kepentingan bersama mohon pengertian kepada warga yg akan masuk wilayah. Tegasnya."

Kalau gerbang atau bilik disemprot disinfektan itu masih logis, dan sebaiknya memang begitu.  ucap Serda Sobari."Timbul kesan, Pemerintah Desa kehilangan otoritas kalau memang lockdown itu inisiatif warga," imbuhnya.Salah satu perangkat desa di wilayah kecamatan Bantul Kabupaten Bantul Karyono menganggap, aksi tersebut sebagai inisiatif warga dalam melakukan pencegahan secara mandiri."

Dari Pemerintah Desa tidak ada imbauan untuk penutupan wilayah padukuhan. Pemdes hanya menginstruksikan untuk melaporkan, jika ada yang datang dari luar daerah pandemi untuk selanjutnya dilaporkan ke puskesmas, untuk pemantauan," ujarnyaPihaknya juga khawatir, aksi penjagaan di pintu-pintu masuk dusun itu akan mengundang kerumunan sehingga memungkinkan terjadinya kontak. 

Mengingat, hal tersebut justru membahayakan bagi kesehatan warga sendiri, apalagi jika social distancing tak diterapkan. Tegas Babinsa Sabdodadi.
2020-04-03
Komandan Kodim

 

AKMIL

Secaba PK

Secata PK

PNS

Pendaftaran Online

 

  Link Terkait

 

 

Mabes TNI

Mabes AD

Kodam IV/Dip

Korem 072/Pmk

Kab. Bantul

Polres Bantul